maria

Foto saya
Hai, saya seorang pendidik sekaligus penulis novel online

Jumat, 26 Desember 2014

cerita anak


naskah ini pernah menjadi juara 3 lomba mendongeng ibu dan anak tingkat kecamatan Wonocolo
Terima kasih kepada PPT Berlian sembilan yang telah memberikan kepercayaan kepada kami saat itu.

SI KUNING YANG SOMBONG

Di sebuah laut yang  yang tenang. Terdapat bermacam-macam ikan. Ada yang berwarna merah, kuning, ungu, orange dan masih banyak lagi. Semua ikan-ikan tersebut hidup dengan damai dan tentram.

Diantara ikan-ikan tersebut, hanya ikan kuning yang jarang berkumpul dengan teman-temannya. Ia lebih suka bermain sendiri. Karena ia merasa paling cepat kalau berenang, diantara teman-temannya yang lain. Perlu diketahui, bahwa si Kuning adalah atlet lari ( maksudnya berenang ) diantara para ikan. Makanya dia sombong. Tidak mau bermain dengan ikan yang lain.

Seperti hari itu,
Semua ikan-ikan asyik bermain petak umpet. Mereka hom pim pa. Dan ikan merah yang jaga. Ikan merahpun menghitung 1 sampai 10, yang lain segera sembunyi, “ 1.. 2.. 3... 4.. 5.. 6.. 7… 8… 9… 10!’ Ikan merah membuka matanya.
 Segera ia mencari teman-temannya yang bersembunyi.
“ Ungu, ketemu !” ,“ Orange ketemu!” , “ Pink, ketemu!’ satu persatu teman-teman ikan Merah ketemu.

Dari kejauhan ikan Kuning, melihat teman-temannya yang asyik bermain. Ikan kuning ingin sekali bermain dengan teman-temannya. Tapi ikan Kuning takut temn-temannya tidak mau bermain dengannya.

Ikan Ungu memperhatikan ikan Kuning dari jauh. Iapun berkata kepada ikan yang lain, “Teman-teman coba perhatikan si Kuning, bagaiman kalu kita panggil?’ Ikan Orange menjawab, “ Apa dia mau, Ungu?” “ Kita coba aja, bagaimana?” Kata si Ungu lagi. Ikan Merah ikut bergabung, “ Boleh deh Merah. Kasihan si Kuning dia tidak pernah bermain dengan kita.”

Si Ungu berenang mendekati si Kuning, “ Hai, Kuning! Main yuuk sama kita!”
“ Enggak ah, Nggak mungkin teman-teman mau bermain denganku.” Jawab si Kuning. “Teman-teman sudah menunggu kamu, ayolah kita main sama-sama.”
“ Iya Kuning, ayo kita main sama-sama!” Tiba-tiba Ikan Orange sudah ada di belakang si Ungu.

            Dengan malu-malu, si Kuning mengikuti si Ungu dan si Orange berenang mendekati teman-temannya yang lain.

            Ikan Kuning kemudian menyalami semua teman-temannya sambil mengucapkan maaf . Dan mereka bermain bersama-sama. Kini tidak ada lagi ikan yang merasa paling cepat berenang di laut.

                                                                     Surabaya, 7 April 2011
                                                                           By : Bunda Cilla
                                                                            Maria Suzan
 


Tidak ada komentar: